Kuku yang terasa nyeri saat berjalan sering kali dianggap sebagai masalah sepele. Namun, jika rasa nyeri disertai pembengkakan, kemerahan, hingga muncul nanah, bisa jadi sobat sehat sedang mengalami kuku cantengan bernanah.
Cantengan merupakan kondisi ketika ujung atau sisi kuku tumbuh masuk ke dalam kulit di sekitarnya. Gesekan yang terus terjadi dapat menyebabkan luka kecil. Jika area tersebut terpapar bakteri, infeksi dapat berkembang dan memunculkan nanah.
Keluhan ini paling sering terjadi pada ibu jari kaki karena bagian tersebut menerima tekanan lebih besar saat berjalan maupun saat menggunakan sepatu.
Pada banyak kasus, cantengan dapat ditangani dengan baik apabila mendapat perawatan yang sesuai. Sebaliknya, jika dibiarkan terlalu lama, infeksi dapat bertambah berat dan mengganggu aktivitas sehari-hari.
Dalam artikel ini, sobat sehat akan mempelajari penyebab, gejala, faktor risiko, cara mengobati, langkah pencegahan, hingga kapan sebaiknya memeriksakan diri ke dokter.
Apa Itu Kuku Cantengan Bernanah?
Secara medis, cantengan dikenal sebagai ingrown toenail, yaitu kondisi ketika tepi kuku tumbuh ke dalam jaringan kulit di sekitarnya. Awalnya kondisi ini biasanya hanya menyebabkan rasa tidak nyaman. Namun, ketika kulit mengalami luka dan bakteri masuk ke dalam jaringan, tubuh akan memberikan respons berupa peradangan. Akibatnya muncul gejala seperti:
- Nyeri
- Bengkak
- Kemerahan
- Keluar cairan
- Muncul nanah
Nanah sendiri merupakan kumpulan sel darah putih, bakteri, dan jaringan yang rusak sebagai bagian dari proses infeksi.
Penyebab Kuku Cantengan Bernanah
Ada beberapa penyebab yang sering memicu terjadinya cantengan.
1. Memotong kuku terlalu pendek
Memotong kuku hingga terlalu pendek atau membulat di bagian sudut dapat membuat arah pertumbuhan kuku berubah sehingga menusuk kulit. Karena itu, kuku kaki sebaiknya dipotong lurus mengikuti bentuk ujung jari.
2. Menggunakan sepatu yang sempit
Sepatu yang terlalu sempit memberikan tekanan terus-menerus pada kuku. Semakin lama tekanan tersebut dapat membuat kuku tumbuh ke arah dalam sehingga memicu cantengan.
3. Cedera pada kuku
Benturan saat berolahraga, tertimpa benda berat, atau jari kaki terinjak dapat memengaruhi pertumbuhan kuku.
4. Kebersihan kaki yang kurang terjaga
Kaki yang lembap dalam waktu lama menjadi lingkungan yang lebih mudah mendukung pertumbuhan bakteri maupun jamur.
5. Bentuk kuku secara alami
Sebagian orang memiliki kuku yang lebih melengkung sehingga lebih mudah mengalami cantengan dibandingkan orang lain.
6. Aktivitas tertentu
Pekerjaan atau olahraga yang memberikan tekanan berulang pada kaki juga dapat meningkatkan risiko cantengan.
Faktor Risiko yang Perlu Diketahui
Beberapa kondisi berikut membuat seseorang lebih rentan mengalami kuku cantengan bernanah.
- Menggunakan sepatu keselamatan setiap hari.
- Atlet sepak bola atau pelari.
- Remaja yang sedang mengalami pertumbuhan kuku lebih cepat.
- Lansia.
- Penderita diabetes.
- Penderita gangguan sirkulasi darah.
- Orang dengan daya tahan tubuh yang menurun.
Bagi penderita diabetes, luka kecil pada kaki sebaiknya tidak dianggap sepele karena proses penyembuhannya dapat berlangsung lebih lama.
Gejala Kuku Cantengan Bernanah
Gejala dapat berkembang secara bertahap. Pada tahap awal biasanya muncul:
- Nyeri saat kuku ditekan.
- Kulit di sekitar kuku tampak kemerahan.
- Sedikit bengkak.
Apabila infeksi mulai berkembang, gejalanya dapat berupa:
- Bengkak bertambah besar.
- Nyeri semakin hebat.
- Keluar cairan kekuningan.
- Keluar nanah.
- Bau tidak sedap.
- Sulit memakai sepatu.
- Sulit berjalan karena rasa nyeri.
Jika infeksi semakin berat, sebagian orang juga dapat mengalami demam.
Apakah Kuku Cantengan Bernanah Berbahaya?
Cantengan bukan termasuk kondisi gawat darurat pada sebagian besar orang. Namun, infeksi yang tidak ditangani dapat menyebar ke jaringan di sekitar kuku. Pada penderita diabetes atau gangguan pembuluh darah, infeksi pada kaki perlu mendapat perhatian lebih karena berisiko menimbulkan komplikasi apabila terlambat ditangani. Oleh karena itu, jangan menunggu hingga rasa nyeri semakin berat atau nanah semakin banyak sebelum memeriksakan diri.
Cara Mengobati Kuku Cantengan Bernanah
Penanganan disesuaikan dengan tingkat keparahan cantengan.
- Rendam kaki menggunakan air hangat, merendam kaki selama sekitar 15–20 menit sebanyak tiga hingga empat kali sehari dapat membantu menjaga area tetap bersih dan mengurangi rasa tidak nyaman. Pastikan air yang digunakan bersih.
- Jaga area kuku tetap kering, setelah direndam, keringkan kaki menggunakan handuk bersih, terutama di sela-sela jari.
- Gunakan alas kaki yang nyaman, pilih sepatu yang tidak menekan ujung jari kaki. Selama masa penyembuhan, sandal terbuka sering kali terasa lebih nyaman dibandingkan sepatu tertutup.
- Hindari mengorek kuku sendiri, sebagian orang mencoba mengambil bagian kuku menggunakan gunting atau benda tajam. Tindakan ini justru dapat memperparah luka dan meningkatkan risiko infeksi.
- Jangan memencet nanah, mengeluarkan nanah sendiri tanpa teknik yang benar dapat menyebabkan bakteri menyebar ke jaringan lain.
- Konsultasikan ke dokter, apabila keluhan tidak membaik, dokter akan melakukan pemeriksaan untuk menentukan penanganan yang sesuai. Pada beberapa kasus, dokter dapat memberikan obat, melakukan perawatan luka, atau mempertimbangkan tindakan pada kuku apabila memang diperlukan.
Apakah Cantengan Selalu Harus Dioperasi?
Tidak.
Ini merupakan salah satu pertanyaan yang paling sering ditanyakan pasien. Cantengan ringan umumnya tidak memerlukan tindakan operasi. Namun, apabila:
- sering kambuh,
- kuku terus tumbuh ke dalam,
- infeksi berulang,
- atau jaringan sekitar kuku sudah menebal,
dokter dapat mempertimbangkan tindakan untuk mengangkat sebagian kecil kuku yang menjadi penyebab cantengan. Keputusan tersebut dilakukan berdasarkan hasil pemeriksaan, bukan hanya karena muncul rasa nyeri.
Hal yang Sebaiknya Tidak Dilakukan
Saat mengalami cantengan, hindari beberapa kebiasaan berikut.
- Memotong bagian kuku yang menusuk kulit tanpa alat steril.
- Menggunakan obat sembarangan tanpa petunjuk tenaga medis.
- Membiarkan kaki terus lembap.
- Memakai sepatu yang sempit.
- Menunda pemeriksaan ketika nanah terus bertambah.
Cara Mencegah Cantengan Kambuh
Cantengan dapat kambuh apabila penyebabnya tidak diperbaiki. Beberapa langkah sederhana berikut dapat membantu mengurangi risikonya.
- Potong kuku secara lurus.
- Jangan memotong kuku terlalu pendek.
- Gunakan sepatu sesuai ukuran kaki.
- Jaga kebersihan kaki setiap hari.
- Ganti kaus kaki secara rutin.
- Segera bersihkan luka kecil pada kaki.
- Hindari kebiasaan mengorek sudut kuku.
Kapan Harus Memeriksakan Diri ke Dokter?
Sobat sehat disarankan segera melakukan pemeriksaan apabila mengalami:
- keluar nanah,
- nyeri semakin berat,
- bengkak semakin luas,
- demam,
- sulit berjalan,
- cantengan berulang,
- memiliki diabetes,
- atau keluhan tidak membaik setelah beberapa hari melakukan perawatan mandiri.
Pemeriksaan lebih awal membantu dokter menentukan penyebab keluhan dan memilih penanganan yang sesuai.
Pemeriksaan Cantengan di Klinik Ratnasari Sehat
Jika sobat sehat mengalami kuku cantengan yang disertai nyeri, bengkak, atau keluar nanah, pemeriksaan oleh tenaga medis dapat menjadi langkah awal untuk mengetahui tingkat keparahan infeksi dan menentukan penanganan yang sesuai.
Klinik Ratnasari Sehat melayani pemeriksaan melalui Poli Umum setiap hari. Setelah dilakukan pemeriksaan, dokter akan menjelaskan kondisi yang dialami serta memberikan penanganan sesuai kebutuhan pasien.
Alamat Klinik Ratnasari Sehat, Jl. Raya Soreang – Banjaran, RT.002/RW.003, Ciluncat, Kecamatan Cangkuang, Kabupaten Bandung, Jawa Barat.
Jam Operasional
- Poli Umum buka setiap hari pukul 07.00–21.00 WIB
- UGD buka 24 jam
Informasi dan Pendaftaran
- WhatsApp: 08112344102
- Telepon: (022) 5940900
Sebelum datang, sobat sehat juga dapat menghubungi pihak klinik untuk memperoleh informasi mengenai jadwal pelayanan maupun prosedur pendaftaran.
Pertanyaan yang Sering Diajukan (FAQ)
Apakah kuku cantengan bernanah bisa sembuh tanpa operasi?
Bisa. Banyak kasus cantengan dapat ditangani tanpa operasi. Namun, penanganan bergantung pada tingkat keparahan dan hasil pemeriksaan dokter.
Berapa lama cantengan sembuh?
Waktu penyembuhan berbeda pada setiap orang, tergantung penyebab, tingkat infeksi, kondisi kesehatan, dan jenis penanganan yang dilakukan.
Apakah boleh memotong kuku yang sedang cantengan?
Tidak disarankan memotong sendiri bagian kuku yang menusuk kulit karena berisiko memperparah luka.
Apakah nanah pada cantengan boleh dipencet?
Sebaiknya tidak. Memencet nanah sendiri dapat meningkatkan risiko infeksi bertambah luas.
Mengapa cantengan sering kambuh?
Cantengan dapat kambuh apabila bentuk kuku, cara memotong kuku, atau kebiasaan menggunakan sepatu yang sempit tidak diperbaiki.
Apakah penderita diabetes perlu segera memeriksakan cantengan?
Ya. Penderita diabetes sebaiknya tidak menunda pemeriksaan apabila mengalami luka atau infeksi pada kaki, termasuk cantengan.
baca juga : Hindari Diabetes Sejak Muda, Kebiasaan Baik yang Wajib Dimulai Sekarang
Kuku cantengan bernanah terjadi ketika ujung kuku tumbuh ke dalam kulit dan memicu infeksi. Kondisi ini biasanya ditandai dengan nyeri, bengkak, kemerahan, hingga keluarnya nanah. Penanganan yang tepat dapat membantu mencegah infeksi berkembang lebih lanjut dan mengurangi risiko komplikasi, terutama pada orang dengan penyakit tertentu seperti diabetes.
Apabila sobat sehat mengalami cantengan yang tidak kunjung membaik, semakin nyeri, atau disertai nanah, jangan ragu untuk memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan agar mendapatkan penanganan yang sesuai dengan kondisi yang dialami.

